Senin, 06 Januari 2014

OFFICIALLY 17th



         Alhamdulillah, tepat hari Minggu, 5 Januari 2013 kemarin aku berulang tahun ke-17. Asik, udah bisa bin KTP!! Akhirnyaa, nggak jadi yang “terbelakang” lagi di antara teman-temanku gara-gara belum 17 tahun, haha!


Pesta kecil-kecilan di rumah. Oke, muka Ryry lagi jelek banget, lol. maaf, Ry :p
    

From up-left to bottom-right; Me, Tiwi, Ryry, Inka, Lia, Siti, Vanya, Afi, Amel. Minus Ficky dan Acha yang nggak datang dan Juntet yang telat datang.
  
         Jadi, untuk merayakannya, Ibuku beride untuk menyelenggarakan pesta kecil-kecilan di rumahku. Ngundangnya sih nggak banyak, Cuma anak-anak Angin Surga aja, plus (ehem!) pacar dan temen pacar, dan pacar-pacarnya anak-anak Angin Surga. Siapakah mereka? Apa sih Angin Surga itu? nah, aku mau cerita sedikit nih, soal mereka, hoho.

                Angin Surga adalah sekumpulan Jeng Arisan yang beranggotakan 12 orang—11 orang wanita dan satu orang pria. Ya, ya, memang nggak imbang, tapi kami berduabelas adalah teman yang dekat sejak SMP, malah ada yang satu SD. Dunia ini sempit, Pemirsa *geleng-geleng*. Ini adalah daftar nama anggotanya;

1.       RYRY RIZKI ASRI = temanku sedari SD, SMP, dan SMA (kalau bisa sampai nimang cucu, amin!). dulu, anak ini degil abis, bandel luar biasa. Kalau Bahasa Padangnya mada, kalau Bahasa Jawanya mbeling, haha. Tapi, waktu SMP, tingkat kebrutalannya menurun perlahan. Dialihkan dari tindakan mem-bully fisik ke petualangan-petualangan seru. Kami diseret ke dunia yang tak pernah kami jamah sebelumnya. Mulai dari buat kue cokelat bareng, jalan-jalan ke “pantai” baru, sampai piknik di tempat unknown yang cozy banget! Dia adalah sosok kakak yang (uhuk!) baik. Memasuki dunia SMA, petualangan-petualang seru itu berganti dengan kegiatan-kegiatan yang “kalem” seperti berenang dan BBQ-an saat ulang tahun atau tahun baru. Dia adalah orang yang aku hormati sebagai seorang teman dan kakak. Tapi percayalah, aku tak akan pernah dan mau memanggilnya “kakak”-_- dia juga ogah dipanggil begitu. Berasa tua katanya, padahal dia memang tua, haha!
Status : Single

2.       FICKY AGUS CHANDRA = dia adalah satu-satunya member cowok di Angin Surga. Dia adalah partner in crime-ku yang ruarrrr biazzzaaa. Karena dia dan aku adalah kolaborasi yang tak terkalahkan untuk urusan sutradara-artis-drama, haha! Bahkan di pagelaran kemarin, karena (sayangnya) kami berbeda jurusan dan kelas, kami berdua sama-sama menjadi sutradara kelas untuk pagelaran. Aku menyayangkan kami yang tak lagi bisa menjadi partner dalam drama. Karena sedari SMP, dia selalu menjadi sutradaraku dan aku selalu menjadi pemeran utama dalam drama yang ia buat. Kami selalu berada pada frame yang sama, sampai kelas 2 kemarin ia menduduki kelas alam dan aku berkutat pada kelas sosial. Ficky itu…seru, kocak, asik, kepedean, dan salah satu jenis orang yang nggak akan mudah dilupakan orang lain karena joke nya. Bahkan ia merasa dirinya mirip Herjunot Ali dan memanggil dirinya “Uda Joker”. Ya, dia sangat pede, Pemirsa.
Status : Single

3.       SITI NURHALIZA = percayalah, dia bukan Siti yang itu. Hanya namanya saja yang mirip. Dan dia juga ogah-ogahan kalau menjawab pertanyaan “Kok namamu mirip sama penyanyi Malaysia?” “Ayahmu ngefans ya sama Siti Nurhaliza” Hah! Siti sangat suka minion, sama seperti Acha. Berjilbab dan bentuk wajahnya bulat. Kalau kepedasan dan tertawa terlalu banyak, pipinya pasti memerah. Ekspresif banget kalau cerita, haha. Yah, bisa dibilang dia punya “dunia lain” kalau sudah berkomplot dengan Acha. Apa saja, pasti ditertawakan. Cerita sedikit, tiba-tiba tertawa. Cerita lagi, tertawa lagi. Seakan-akan ada pembatas nyata antara kami—yang tidak ikut tertawa karena tidak mengerti apa yang sedang terjadi—dan mereka-_- Siti kdang-kadang suka sewot sama Ryry karena komentarnya. Kalau Siti dan Ryry mulai menunjukkan lampu merah, kami berusaha menengahi agar tidak terjadi pertumpahan darah. Oke, sebenarnya nggak selebay itu-_-v Siti orangnya easy going, lucu, dan…bisa dibilang menggemaskan.
Status : Single

4.       APRILIA ROSA HAFSARI = kalem. Kesan pertama yang akan kalian tangkap di otak begitu ketemu sama dia. Orangnya…kalem. Oke, maaf, udah kusebut ya sebelumnya, hahaha. Jago banget main gitar sampai-sampai waktu SMP aku pernah panggil dia “master” saking jagonya—untuk ukuran cewek SMP. Gara-gara desakan Ryry, akhirnya Lia (panggilannya) berhasil mengajari kami-kami ini bermain gitar walau cuma sampai di kunci dasar, dan imbasnya, seluruh anak cewek satu kelas ikutan bisa main gitar walaupun ya itu tadi, cuma satu lagu dan kunci dasar. Dia ini juga punya bakat di sastra. Kemampuannya merangkai kalimat jadi puisi atau cerpen yang keren nggak bisa dipandang remeh. Bahkan aku sempat jadiin dia rivalku dan jealous karena karyanya lebih bagus daripada aku, huhu. Tapi tenang, walaupun sempat bertengkar gara-gara itu sampai bersimbah air mata (ini beneran), kami bisa berbaikan dan berteman baik seperti sekarang. Lia adalah base merangkap flyer di Shabuya. Orangnya blak-blakan, dan santai. Banget.
Status : Taken by E

5.       AFIRA PUTRI FIRANDRI = paling kuat makan, paling banyak minumnya, paling doyan ngemil, paling nggak nolak kalau dikasih makanan, paling berantakan, paling kecil, paling muda juga (November ’97 bo!) haha. Dia ini anak akselerasi waktu SD di Jambi, makanya pas gede rada salah gaul. Untung aja sih dianya sama kami. Kalau sama yang lain agak-agak sedih juga mungkin dianya. Eh, nggak juga deh, mungkin lebih bahagia dianya, karena dia itu korban bully kami hahaha. Serius deh, kalau kalian ketemu sama dia, mungkin awalnya kasihan gitu ya, anak paling bontot paling kecil kayak dia malah di-bully. Tapi tenang aja, seminggu kenal sama dia pasti kalian bakal join bully juga kok, muahaha. Tapi Afi itu anaknya baik, polos, apa adanya, yah walaupun terkadang agak malu-maluin juga-_- dan sebagai teman dan kakak-kakak yang baik hati dan tidak sombong, kami berusaha membimbing dia sebisa kami. Tapi memang dianya aja yang bebal-_-
Status : Taken by R

6.       JUNIARITA RATNASARI = legend! Haha, aku sih menganggap begitu. Soalnya dia itu prestasinya nggak terkalahkan dari SD. Selalu juara satu. Oh ya, FYI Juntet (panggilannya) satu SD dengan Siti. Masuk ke SMP, dia selalu juara 1 umum dan bertahan sampai lulus. Nggak cuma di dalam sekolah, di lur sekolah juga rajin mengikuti lomba Cerdas Cermat tingkat apa saja dan siapa saja yang menyelenggarakan. Dan Alhamdulillah nggak pernah absen juara bersama teammate-nya; Halida dan Naliza. Memasuki SMA juga demikian, selalu peringkat pertama. Lagi-lagi Juntet juga berhasil mengembangkan dirinya ke dunia silat dan ikut lomba-lomba serupa plus bawa pulang medali. Juntet adalah cewek tough dan independen. Pelit ngasih jawaban kalau dia belum siap ngerjain. Jadi rule-nya kalau mau nyontek, tunggu dia selesai dulu, haha. Anaknya kepo se-provinsi, suka telat kalo ada info terbaru, dan rada lola kalau diceritain. Kalau ada yang lagi cerita sesuatu terus dianya baru datang, pasti diminta ulang cerita. Kan capek gitu-_- Juntet juga anaknya sporty, boyish, fierce, dan tegas. Ngerasa risih kalau pake baju yang agak girly. Tapi dia nggak segitunya-_- rambutnya panjang, berkacamata, senyumnya manis, dan disegani orang lain. Memang pembawannya aja yang selenge’an. Logikanya jalan banget. Jadi kadang, ketika pertimbangan orang lain memakai hati, dia lebih memilih untuk bergandengan tangan dengan logika. Yah, walaupun sebagai cewek normal, hatinya bisa juga egois dan patah karena cinta. Asik!
Status : Single
7.       VANYA WAHYULIANTI = ini lagi, salah satu korban bulan-bulanannya kami. Murid asal Cibinong ini logat ngomongnya masih kebawa-bawa keSunda-Sundaan. Karena lucu, jadi sering kami tiru (atau kedengaran ngejek lebih tepatnya :p), ujung-ujungnya dia sebel sendiri haha. Vanya itu baik, sopan, sok asik, lucu, ngejengkelin, dan flyer di Shabuya. Cewek penyuka Doraemon dan Manchester United diehard fan ini kami beri dia julukan “Ibu Negara” karena pacarnya Ketua OSIS di SMA-ku. Tapi, karena sekarang masa jabatan pacarnya sudah kadaluarsa, pangkatnya menurun menjadi “Mantan Ibu Negara”. Dia sih sebel dikatain begitu, Cuma karena udah capek mau nyangkal, jadi dia merengut aja, hehe. Oh ya, dulu sih dia ngefans banget sama Cody Simpson, kemarin waktu kutanyain masih ngefans atau nggak ngakunya masih tapi dikit.
Status : Taken by S
8.       AMELIA RIVINA = amel juga kalem, tapi nggak seekstrem lia. Lebih nyari aman aja anaknya, haha. Amel paling rajin bantu aku kalau lagi stuck sama PR MTK di jemputan. Kadang kalau udah pening banget, kuserahkan sepenuhnya padanya, hoho. Kami juga sering berbagi info soal mata pelajaran umum yang lagi diulangankan. Kalau kebetulan mereka yang duluan ulangan, aku minta bocoran soal, begitu juga sebaliknya. Yah, kalau dipikir-pikir sedari ini aja kami sudah jadi mafia, haha-_- cewek berjilbab ini juga ikut silat di sekolahku. Perguruannya berpusat di SMA-ku, jadi banyak anak sekolah lain juga datang latihan di sekolahku. Anaknya cenderung netral dan inosen-_- anaknya juga sabar banget, legowo gitu. Ceria dan kalau udah menyangkut cinta, meweknya keluar :p
Status : Taken by M
9.       HAFSYAH NUR SAFITRI = Acha (panggilannya) adalah penggila minion sekaligus partner in crime­-nya Siti. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mereka memiliki aura yang beda kalau bergabung, punya “dunia lain”. Acha juga punya selera humor sebagus Ficky—yah, walaupun Ficky berada di satu level di atas Acha. Dia itu lumayan sensitif, berjilbab, dan uni minang sajati, rancak mangecek padang. Tapi terkadang Acha ini ada juga tertanam jiwa-jiwa psikopat yang mengerikan dan imajinasi yang kelewat tinggi. Bahkan kadang aku harus manjat tangga dulu untuk bisa sampai ke topic yang sedang dia bahas-_- yang aku suka dari Acha, dia selalu ada di saat-saat aku lagi butuh dihibur, dan dia dengan sukarela (dan tiba-tiba) muncul di mention Twitter atau LINE, melempar joke dan berhasil bikin mood-ku yang tadinya hancur-hancuran kembali membaik. Suka horror kalau aku tiba-tiba meluk, haha. Yah, semuanya pada horror sih kalau mau kupeluk. Padahal aku sayang mereka, tapi malah dibilang jablay. Sial-_-
Status : Single
10.   HERWANTY RIZKA PRATIWI = cewek paling jablay dari sebelas orang yang disebutkan di sini, fix! Haha, yang paling rajin minta cariin gebetan, pacar, bahkan calon suami. Katanya sih, kriteria utama dan fardhu ‘ain itu MAPAN. Jadi, bagi kalian, cowok, dan baca ini plus merasa dirinya mapan, langsung hubungi nomor 08566801**** ;D Ratu Galau. Suka ngelak kalau lagi disangka galau gara-gara nggak ada pacar dan selalu bermodus “Fokus UN 2014, Tar.” Halah!-_- katanya sih, mau beralih jadi Wanita Muslimah 2014 gituu, kita tunggu aja yah tanggal mainnya ;) lawan bicara yang asik karena aku sering ngeledekin dia dengan segala melankolinya, biasanya sih dia sebel karena aku sering ngegodain haha. Tiwi itu manis, tapi judes. Ngerasa nggak jablay-jablay amat karena ada ayahnya yang senantiasa menemani si anak. Pemimpi besar yang mengidam-idamkan dunia teater. Kita doakan bersama agar cita-citanya tercapai o;)
Status : Single
11.   INKA YULLITA SARI = akrab dipanggil Inul. Meski dia keki setengah mati, kami bersikeras masih memanggilnya itu hahaha. Inka kurus bangettttt, ngettt, ngetttt. You should meet her kalau mau tau dia sekurus apa. Tapi Inka manis banget, pandai kepang-kepang modern dan ulet. Tulisannya rapi, seringnya jadi sekretaris kelas hehe. Dia suka ling-lung, suka nggak nyadar kalau orang lagi ngomong sama dia-_- rada nyebelin emang, tapi dia baik banget. Anak rumahan juga, jadi agak susah mau ajak dia jalan bareng-bareng. Inka juga bisa terbilang kalem, sejenis amel. Kalau dipikir-pikir Inka lebih banyak diam daripada cerita. Lebih senang jadi pendengar kayaknya. Hm, mungkin. Tapi dia nggak kayak batu juga kook, dia juga senang cerita, cuma nggak sering. Oh iya, meski enggan bilang (dan aku yakin dia gondok setengah mati karena aku bahas di sini, maaf Inka ;p) dia yang paling tua di antara kami. Jadi agak sensitive gitu kalau bicarain umur, hehe.
Status : Taken by H
Yak, itu dia 11 + saya = 12 anggota Angin Surga. Bagaimana namanya bisa Angin Surga? Karena tempat tongkrongan kami saat kelas 2 berada di antara kelas XI IPA 3 dan XI IPA 4. Di sana terdapat space cukup besar untuk jalan menuju jalan belakang kelas. Nah, dari celah itu sering berhembus angin sejuk, seperti kiriman dari surga. Maka dari itu tempat itu dinamakan oleh Angin Surga oleh kami dan dijadikan area untuk bermacam-macam kegiatan. Mulai dari main kartu remi, tempat makan, tempat ngegossip, ngerjain pr, kerajinan tangan, sampai ngocok arisan. Oh ya, ngomong-ngomong kami ini tergabung dalam satu arisan lho, bahkan pacar-pacar mereka yang kebetulan satu angkatan juga ikutan arisan hehe.
Kembali ke ulang tahunku, Alhamdulillah sudah diberi kesempatan oleh Allah SWT mencicipi umur 17 tahun dalam keadaan sehat, ditemani teman-teman yang superb dan pacar yang berhasil bikin aku senang banget dengan surprise-nya—walaupun agak gagal :p aku berterima kasih karena bulan ini berhasil beri aku banyak pelajaran, jadi bisa dikatakan awal bulan ini mulai terasa membaik dari bulan sebelumnya. Pesta kemarin juga Alhamdulillah berjalan lancar, semuanya pulang dengan perut kenyang dan senyum yang mengembang—terutama Afi hahaha.
Satu hal yang kuketahui adalah, semakin tinggi sekolahmu, semakin berisi otakmu. Dan tidak ada salahnya merayakan ulang tahunmu, sebagai pengingat dan penegas bahwa telah satu tahun bertambah umurmu dan semakin besar tanggung jawab yang kamu pikul. Sah-sah saja kalau kalian berpikir “Umur berkurang kok dirayakan?”, tapi alangkah lebih bijaksananya jika kita tidak berpikir negatif tentang perayaan ulang tahun kita. Justru dengan begitu, kita tidak bisa selamanya santai dalam menghadapi hidup. Ada beberapa hal yang harus kita tanggapi secara serius, saksama dan bijaksana. Perihal masa depan misalnya. Kalian nggak bisa lagi mengandalkan segalanya dari orang tua atas apa yang akan kamu pilih mendatang, karena mau tidak mau, kita akan beranjak dari kursi remaja yang penuh kelabilan menuju sosok dewasa yang menaruh kepastian dalam pilihan-pilihannya.
Aku nggak akan menguliahi kalian tentang kedewasaan di posting ini karena aku juga dalam tahap “mencari” dan “belajar” untuk mendapatkannya. Tapi aku ingin mengajak kalian berpikir dan menyelam bersama-sama mengenai makna yang kusisipkan secara tersirat di paragraf sebelumnya. Bahwa kita terus tumbuh, pasti. Kita terus belajar, memang. Tetapi semua itu kembali pada individu yang menjalani, apakah dengan tegas ingin meninggalkan yang buruk setelah mengetahui pelajaran yang ia ambil, atau terus berlama-lama tenggelam dalam kubangan kotor yang sama. Sesungguhnya, ketika kalian merasa sudah terlambat melakukan suatu perubahan walaupun kecil, kalian salah besar. Selalu akan terucap kata “Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” dari bibir orang-orang terdekatmu. Itu adalah dorongan positif dari mereka, dan sebaiknya nggak disia-siakan. Begitu juga aku. Nggak cuma cuap-cuap di sini, aku juga udah melakukan perubahan sedikit demi sedikit. Dari yang tadi jarang banget shalat, sekarang berusaha nepatin shalat 5 waktu & shalat dhuha. Walau masih belum sempurna, tapi aku tetap berusaha. Bukan ingin riya’, tapi aku nggak pengen dicap sebagai semi-motivator tanpa bukti nyata dari si pembicara sendiri.
Jadi, mari kita sama-sama bergerak ke jalan yang lurus dari yang bengkok, berlari menuju cahaya dari kegelapan, dan LULUS UN 2014!!!!!!!!!!!!!! Amin yaRabb. H-98!!!!!!!! *scream out loud*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar